HOME > Python > Back End > Seri 4 Python : Cetak, Numbers, dan Operator

Seri 4 Python : Cetak, Numbers, dan Operator

Pandhu Wibowo 25 Juni 2018
Python
Back End

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh, selamat sore temen - temen.

Sore ini, mari Kita mulai pembelajaran Python yang sebenarnya. Jadi kemarin belum beneran? Hehe Belum kayanya deh. Kita mulai dengan coba mencetak mengenal operasi matematika. Mari kenalan dengan operan - operannya. 

MARI MENGENAL ANGKA DAN MENGHITUNG SERTA MENCETAKNYA

1). MENCETAK STRING, KARAKTER, ATAU ANGKA DENGAN PERINTAH "PRINT".

Untuk memulai semua ini mari kita kenalan function dalam python untuk mencetak suatu hasil, bisa angka, huruf, character yang lainnya, bisa perhitungan, kalimat, dan semacamnya. Untuk kali ini Saya coba keluarkan untuk menambah semangat belajar temen - temen. Di Python, mencetak suatu hasil cukup mudah karena sudah ada functionnya yang sudah disiapkan. Perintahnya sama seperti bahasa inggris sehari - hari manusia, yaitu "print". 

Ada dua hal yang bisa dilakukan untuk mengeksekusi program yang akan Kita buat.

1. Kita buka IDLE yang sudah saya jelaskan pada tutorial sebelumnya. Bisa cari IDLEnya langsung atau menggunakan terminal. Coba buka - buka tutorial sebelumnya ya temen - temen. Seperti ini contohnya kalau langsung dari terminal : 

2. Kita bisa buat file kosong lalu tuliskan kodenya atau perintahnya didalam file tersebut. Nah kalau via file sama tapi yang kita eksekusi filenya.

Karena untuk yang pertama cuma pendek code'snya. Jadi pakai gedit atau notepad atau notepad++. Terus eksekusi filenya. Nama filenya Kita namakan hello.py. Lalu jalanin di terminal pastika direktoriny sesuai saat menjalankan filenya. 

Bagaimana? Sangat mudah pastinya buat temen - temen yang baru belajar. Kalau yang sudah jago mah sambil merem juga bisa kali mereka. Itu dia perintah buat cetaknya sudah selesai, sekarang mari kita langsung mengenal ke numbers dan operasi matematika sangat sederhananya. 

2). MENGENAL NUMBERS DAN OPERASI MATEMATIKA.

Saran Saya langsung lakuin program ini via terminal aja, belum perlu pakai file, karena memang masih sangat sederhana sekali.

a. Penjumlahan

b. Pengurangan

c. Perkalian

d. Pembagian

e. Operasi Campuran

f. Modulus dan Pembulatan

Modulus adalah hasil bagi dari pembagian antara satu dengan yang lainnya. Biar paham langsung aja saya kasih contohnya nih. 

Paham gak? Jadi seperti ini temen - temen, Kita langsung bahas contohnya aja ya. Kasih permisalan nih, berhubung masih lebaran, yang khas adalah Kue lebaran, misalnya Saya ada Kue nastar 5 toples, nah Saya kasih atau Saya bagi ke tetangga 3 toples, maka sisanya itu yang dikeep. Sama kaya contoh diatas, ada 5 jika dibagi 3 sisanya 2. Bukan pada pembagiannya ya. Seperti itu temen - temen. Oya pada modulus angka yang dimoduluskan harus lebih besar daripada pembaginya, misalnya 5%6, nah itu akan menghasilkan atau mencetak hasil modulusnya itu yaitu 5 itu sendiri.

Nah, gimana kalau pembulatan? Oke yang menarik di Python itu ada yang namanya pembulatan, pembulatan itu hasil baginya bilangan bulat atau riil. Oke langsung ke contohnya.

Nah ada beberapa contohnya, misalkan 5/3 = 1, harusnyakan 1,....(sekian), tapi pada operasi yang ini dibulatkan. Coba temen - temen buat dan bedain pembagian biasa yang menghasilkan koma, dan lakukan yang sama angkanya terus lakukan dengan operasi hitung yang ini. Selamat mencoba.

g. Perpangkatan

Ada lebih dari 1 yang bisa dipakai jika ingin melakukan perpangkatan, yang tengah sengaja saya kasih contoh kalau dipython tidak ada operatornya sampai tiga gitu ya temen - temen. Jadi operatornya terserah temen - temen mau pakai yang mana. 

3). MENGENAL OPERATOR.

Apakah itu operator? Operator merupakan simbol untuk dalam melakukan pengoperasian tertentu tergantung casenya. Ada enam jenis operator dalam pemrograman yang wajib diketahui:

- Operator Aritmatika

- Operator Pembanding / Relasi

- Operator Penugasan

- Operator Logika

- Operator Bitwise

- Operator Ternary

Ayoo Kita bahas semuanya..

3.1. Operator Aritmatika

Ada beberapa nih seperti : 

No Operator Simbol
1 Penjumlahan +
2 Pengurangan -
3 Perkalian *
4 Pembagian /
5 Hasil Bagi / Modulus %
6 Perpangkatan **
7 Pembulatan //

Untuk contoh temen - temen bisa lihat contoh yang diatas, yang sudah saya berikan.

3.2. Operator Penugasan

Kaya namanya, operator ini difungsikan untuk memberika tugas pada suatu variabel. Misalnya sepatu = 43, artinya adalah variabel tersebut memiliki nilai yaitu 43 alias variabel sepatu Kita kasih tugas untuk menyimpan angka 43. 

Selengkapnya bisa lihat di tabal dibawah ini.

No Operator Simbol
1 Penjumlahan +=
2 Pengurangan -=
3 Perkalian *=
4 Pembagian /=
5 Hasil Bagi / Modulus %=
6 Perpangkatan **=
7 Pembulatan //=
8 Pengisian Normal =

Berikut contoh yang akan saya berikan dibawah ini : 

Outputnya menjadi : 

Awalnya saya memberikan nilai dari variabel a = 4. Lalu ada perintah a+=5.

Maksudnya?

Maksudnya adalah a = a + 5. a adalah variabel yang sudah ada untuk menyimpan variabel a awal ditambah dengan 5. Dimana variabel a yang baru ini akan mereplace nilai yang disimpannya. Jadi hasilnya ada 9. Bukan 4 lagi seperti itu. Yang lain pun sama seperti kondisi penjumlahan tersebut. 

3.3. Operator Perbandingan

Operator ini digunakan untuk membandingkan dua nilai. Macam - macam operator ini : 

No Operator Simbol
1 Lebih Kecil <
2 Lebih Besar >
3 Lebih Kecil Sama Dengan <=
4 Lebih Besar Sama Dengan >=
5 Sama Dengan ==
6 Tidak Sama Dengan !=

Ini pasti di pelajaran SMP atau SMA pasti sudah tahu perbandingan yang seperti ini. Biar makin lengket langsung ke contohnya aja ya.

Misal : 

a = 5

b = 10

c = 10

Sekarang Kita mainkan mereka..

a < b

Nilai a berapa, dan nilai b berapa? Sekarang Kita lihat kebenarannya. a memliki nilai 5, b memiliki nilai 10. Lihat tanda diantara dua nilai ini, tandanya "<" yang berarti lebih kecil. Lanjut. Apakah 5 lebih besar dari 10? Logic manusia pasti bilang ya, begitu pun dengan komputer, doi juga akan bilang kalau perbandingan tersebut menyebabkan nilai akhir menjadi "True". 

a > b

Tinggal dilihat saja nilainya, apakah 5 lebih besar dari 10? Jawabannya adalah Tidak atau False. Karena 5 lebih kecil dari 10.

a <= b

Nah itu ada tanda sama dengannya, apakah nilainya masih sama? Yap, masih sama. Terus apa hasil akhirnya akan True juga? Bener banget. Lalu bedanya tanda "<" dengan "<=" apa dong? Bedanya adalah walaupun operasi itu membandingkan dengan nilai yang sama si doi akan bilang itu True alias lebih kecil dari sama dengan. 

a >=b

Tinggal dibalik aja kondisinya, kalau yang diatas itu lebih kecil dari sama dengan, kalau yang ini pastinya lebih besar dari sama dengan. Artinya dalam kasus diatas berarti tetap jawabannya menjadi False

a == b atau a == c atau b == c

Nah gimana dengan yang ini? Kita bahas satu - satu. 

5 == 10 (a == b). Apakah 5 itu nilainya sama dengan dengan 10? Engga dong. Karena itu dua nilai yang berbeda. Jadinya jawabannya adalah False.

5 == 10 (a == c). Ini udah jelas sama kaya yang diatas ya pasti beda. Sama artinya False.

10 == 10 (b == c). Nah kalau yang ini bagaimana? Apakah ini sama nilainya? 10 == 10? Yap, benar sama nilainya, dan menghasilkan nilai sama dengan True.

Yang terakhir..

a != b

5 != 10

Artinya adalah apakah 5 tidak sama dengan 10? Setiap tanda ! artinya adalah negasi, berlawanan pada nilai yang sama. Kita jawab dulu yang ini apakah ini True? Yuhhuuu temen - temen bener, ini jawabannya adalah True

Next Kita lanjut tulisan berikutnya yaa... Ngantuk nih hehe.

Pamit dulu ya. Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Selamat main main terima kasih sudah berkunjung.

Bisa dilihat dan didownload di :