Git 1 : Panduan Ringkas Pertama Belajar Git
by Pandhu Wibowo
2018-07-19 | #Versioning Control System


Assalamu'alaikum warrahamatullahi wabarakatuh, selamat malam temen - temen.

Udah lumayan lama nih gak nulis, malam ini saya mau berbagi tentang Git nih. Untuk pengertiannya temen - temen bisa liat disini sebagai pengenalannya.

Sesi 1 : Kenalan sama Git, temen - temen bisa baca dari sini ya.

Sekarang kita coba install git dulu sebelum kita mulai ke syntaxnya.

Kalau versi tulisan ini ditulis, menggunakan Linux dengan Distro Ubuntu 16.04-LTS. Nah nanti untuk install masing - masing versi OS bisa klik link di bawah ini.

1. Versi Windows

2. Versi OS X

3. Versi Linux

Silahkan ikuti instruksinya pada masing - masing platform OS temen - temen. Untuk installing saat ini saya akan lakukan pada Linux saja ya, lebih khusus pada Ubuntu.

  • Untuk versi ini menggunakan Ubuntu 16-LTS Desktop. Bukan server.
  • Menggunakan terminal.
  • Install pada level user root.

Sekarang, ketikkan :

  1. apt-get update.Tunggu sampai selesai proses updating.
  2. Install git. apt-get install git-core . Jika ditanya, tekan y atau yes lalu enter.
  3. Untuk melihat cek versi gitnya bisa ketik git --version.
  4. Sekarang configurasi git Anda ke local directory. git config --global user.name "username kamu"
  5. git config --global email.name "email kamu"

Git Anda siap digunakan.

a. Git Init - Inisialisasi

Berfungsi sebagai penginisialisasikan project temen - temen pada repository lokal. git init terdapat pada direktori yang temen - temen inginkan. Kalau di Ubuntu silahkan tekan Ctrl+H. Atau jika temen - temen mengetik pada terminal silahkan ketikkan ls -al. Nanti akan muncul pada hidden file sebagai berikut.

Bedanya kalau udah mengetik git init.

Menjadi...

Git init merupakan bentuk inisialisasi dalam mengenalkan project temen - temen yang berada di repositori lokal dengan repositori yang ada di cloud. Pada keterangan di bawah ini, setelah melakukan inisialisasi, git secara otomatis akan membuat direktori .git pada repositori. Jangan lakukan apapun terhadap direktori ini. Direktori tersebut merupakan direktori yang digunakan oleh git untuk menyimpan basis data delta kode kita, dan berbagai metadata lainnya.

b. Penambahan File ke Repositori

Setelah memiliki repositori dalam project temen - temen, tentunya Kita ingin menyimpan record demi record dari kode atau document Kita. Penyimpanan history bisa dimulai dari saat pertama kali. Ketika baru pertama kali mulai dan ditambahkan ke dalam reponya temen - temen. Untuk menambahkan file penambahan tersebut silahkan ketikkan git add pada terminal temen - temen.

Perumpaan yang lebih mudah nih. Sekarang buat file baru. Silahkan namakan index.html.

Kalau sudah dibuat, sekarang buka filenya dengan teks editornya, bisa pakai sublime text 3, atom, visual studio code, atau teks editor ke sukaan temen - temen.

Filenya sudah dibuka sekarang, tambahkan terserah temen - temen maunya tambahin apa.

Sekarang mulai git add nya.

Catatan :

  1. Pada tulisan git add terdapat tanda .(titik), artinya adalah semua file yang terdapat di dalam direktori meetup3 tersebut di record ke dalam repositori git tersebut. Jadi jika temen - temen ingin memasukkan hanya satu file saja, jadi tuliskan saja git add <nama-filenya>.
  2. Kalau misalkan sudah buat codenya (ditambahkan atau diupdate) tapi engga ngetik perintah git add-nya, maka kode temen - temen cuma tersimpan pada teks editor tersebut saja, tidak pada repositori git lokalnya.

c. Commit atau Dikunci recordnya.

Setelah menambahkan file ke dalam repositori, Kita harus melakukan commit. Perintah commit memberitahukan kepada git untuk menyimpan sejarah dari file yang telah ditambahkan. Simplenya gini, kalau misalkan udah ditambahkan, sekarang tugas commit itu mengunci atau mendaftarkan penambahan tersebut, biar tersimpan.

Cara mengetikkannya dengan format sebagai berikut :

git commit -m "nama-pesannya". Seperti gambar diatas.

Catatan :

-m : artinya message atau pesan.

d. Remote projectnya dari repositori lokal

Kalau misalkan temen - temen projectnya baru kaya saya, belum bisa terkoneksi dengan repositori yang ada di cloud, nah temen - temen wajib atau harus mengetikkan dengan perintah dibawah ini.

git remote add origin https://github.com/user/repo.git

Kalau misalkan repositorinya sudah ada, maka akan muncul pesan sebagai berikut.

e. Push git lokal ke git yang berada di cloud

Dari a sampai d, temen - temen belum bisa liat project temen - temen di repositori yang ada di cloud. Perintah ini yang membuat project temen - temen bisa dilihat di cloud.

Coba sekarang temen - temen cek pada repositori yang ada di github ya. Seharusnya setelah melakukan ini semua, project temen - temen sudah tersimpan di github tersebut.

Okay seperti itu aja tutorial singkatnya dari saya, selamat mencoba, sukses experimentnya ya.

Semoga bermanfaat ya temen - temen.

Oiya, ini ada beberapa versi pdfnya yang sudah dibuat dari temen - temen saya.

1. Tentang git

2. Dokumentasi git

3. Belajar Git dengan Mudah

4. Belajar Git

Semoga tutorial dari temen - temen saya bermanfaat untuk temen temen pembaca semua. Terima kasih, selamat malam.

Wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Copyright © 2017 by rootorial. All right reserved - Template by Faiz Malkani | Edited by rootorial